Terkutuklah engkau..jika kau lupa darimana asalMu....
Bejatlah engkau..tak tahu kemana arah tujuan hidupMu....
Harta, Jabatan dan Kekuasaan telah menghilangkan akal sehatMu...
Siapa kita...
Kita adalah Tanah dan Akan kembali menjadi tanah....
Membusuk dan berulat...
Jangan kau banggakan apa yang ada didunia ini...
Tapi banggalah apa yang kau persiapkan untuk kehidupan akhiratmu...
The Best Place To Visit
Deep into the Blue
mine
Rychie Callahan
Please join about my life.
Thursday, December 23, 2010
Gazza Tonight
We will not go down..in the night without the fight....We hate jews and Israel until our last breath....
Freedom for Palestine...
We fight for our land, our right...our people!!!
Freedom for Palestine...
We fight for our land, our right...our people!!!
Sunday, October 3, 2010
My world
Aku punya duniaku sendiri...jika aku bosan dengan keadaan sekelilingku...Aku ga perlu meminta ataupun menyusahkan orang lain untuk membuatku tersenyum...Aku punya caraku sendiri...banyak yang cocok dan tidak cocok dengan caraku berpikir ataupun bertindak...tapi itulah aku...aku punya jalanku sendiri...Banyak orang ga tahu siapa dan apa tujuan mereka...tapi aku ga perlu tahu kemana aku akan berakhir dan harus sampai dimana aku akan melangkah...Dalam kisahku...dalam duniaku...akulah yang menentukan jalanku...bukankah seharusnya kita semua begitu...jadilah diri kita sendiri...bukan berarti tidak bisa menerima nasehat dari orang lain...tapi hanya jangan terpengaruh...
Saturday, October 2, 2010
Not The Only One
In this life, so many people think that they can do anything without the rules. And then they think after this life is just nothing and what they have done won't be asked to responsible it. They are wrong.
Heaven is not the only one our final destination. Why people still do the bad things if heaven is the destination and if they do the bad things, they are going to the hell, why they still do the bad things.
Why do we never ask to our self, why does god send us in this life?
We are the witness. That's the answer and i think that's not the only one.
Heaven is not the only one our final destination. Why people still do the bad things if heaven is the destination and if they do the bad things, they are going to the hell, why they still do the bad things.
Why do we never ask to our self, why does god send us in this life?
We are the witness. That's the answer and i think that's not the only one.
Friday, October 1, 2010
Kisah ku di ujung Malam
Tak ada yang menemani malam ku, tak sedih hatiku...
Tak Ada sinar yang terang seterang hatiku tentang hidup ini...
Bukankah kita hidup untuk bahagia dan tersenyum, walaupun kadang kita juga pasti menangis...
Air mata kadang kala tak mewakili seluruh perasaan...
Karena kadang aku tak ada air mata untuk dikeluarkan...
Hanya air mata dihati yang tak ada bisa melihatnya...
Malam...aku tak ingin ceritaku berakhir disaat sang mentari terbit...
Siang hanya memberikan harapan...
Dan malam memberikan ku impian dan mimpi....
Tak Ada sinar yang terang seterang hatiku tentang hidup ini...
Bukankah kita hidup untuk bahagia dan tersenyum, walaupun kadang kita juga pasti menangis...
Air mata kadang kala tak mewakili seluruh perasaan...
Karena kadang aku tak ada air mata untuk dikeluarkan...
Hanya air mata dihati yang tak ada bisa melihatnya...
Malam...aku tak ingin ceritaku berakhir disaat sang mentari terbit...
Siang hanya memberikan harapan...
Dan malam memberikan ku impian dan mimpi....
Thursday, September 30, 2010
Mimpi Ular
Mungkin bagi sebagian orang, mendapatkan mimpi dikejar ma ular adalah hal yang sangat mengerikan. Tapi tidak bagi aku..bagiku, mendapatkan mimpi dikejar-kejar ma ular adalah sesuatu hal yang bagus atau mendapatkan alamat atau pertanda yang bagus dikehidupan nyata.
Jika kita mendapatkan mimpi tersebut, berarti akan disukai ma cewek dan akan dikejar-kejar ma cewek.
Jika kita mendapatkan mimpi tersebut, berarti akan disukai ma cewek dan akan dikejar-kejar ma cewek.
Wednesday, September 29, 2010
Thursday, August 26, 2010
Wednesday, August 25, 2010
Tuesday, August 24, 2010
Monday, August 16, 2010
Ekspedisi Jawai
Ekspedisi Malapar dan Mahaus
Tanggal 10, jam 5 pagi..aku bersama Mama dan adik-adikku berangkat ke Jawai menggunakan bis untuk menyambut puasa bersama keluarga Alm.Bapak. Ini ritual yang sering kami lakukan setiap tahun untuk gathering bersama seluruh keluarga.
Tidak ku sangka, hawa diPantai sangatlah panas, dan ku membayangkan hari esok sudah mulai puasa. Keadaan sekarang saja yang tidak puasa, yang mana bisa makan dan minum, ku sudah teler kepanasan dan dehidrasi. Tapi...kejaiban terjadi...
Day 1...Lumayan untuk perlawanan melawan hawa nafsu, hawa panas...aku tidak merasa haus dan lapar, justru aku bisa berkarya, berfoto=foto dan ke Pantai.
Saturday, August 7, 2010
It's me
Aku adalah orang yang paling benci kepada orang-orang yang ga bisa menghormati orang lain.....tapi aku lebih benci kepada orang-orang yang suka berbohong kepada dirinya sendiri....
I hate myself
I'm nothing...i am empty..i hate myself...i wanna go to the final destination....i am useless in this world....good bye...it is not fair......i wanna go to meet Allah who made me...and good bye world.....
Friday, August 6, 2010
Menuju Indonesia Lebih Baik
Susah kah membangun negara ini menjadi lebih baik? Susah kah memberikan keadilan hukum, kesejahteraan dan sosial? Bersama saya Harry Callahan, kita akan membahas bagaimana membangun dan menuju Indonesia lebih baik.
Seperti didalam keluarga, seorang bapak mencari nafkah untuk keluarganya. Memberikan pendidikan, kesehatan dan keadilan dalam keluarganya. Itu tanggungjawab yang wajib dilakukan. Seperti itu juga dalam memimpin bangsa ini. Apalagi negara Indonesia adalah negara yang kaya, tapi kenapa kita masih miskin dan banyak hutang. Semua itu adalah kesalahan dalam sistem yang dibangun oleh orang-orang yang mengaku sebagai poltikus ulung tapi linglung dalam menjalankannya.
Mulai dari laut, daratan, hutan, penuh dengan kekayaan yang membuat iri negara-negara lain. Bahkan bisa dibilang, kita bisa memberikan nafkah seluruh rakyat yang miskin, tapi sayang, korupsi di tanah air tercinta kita ini sudah seperti penyakit kronis yang siap mengambil nyawa bangsa ini, tapi apakah masih ada keajaiban untuk sembuh? Masih ada. Selain dari sisi sistem yang harus dirubah, para pelaku nya juga harus dibenahi. Sisi agama yang mana selalu mengingatkan kita bahwa untuk selalu berbuat adil dan tidak mengambil hak orang lain itu tidak lagi digubris oleh para pejabat yang diberi amanah untuk memimpin.
Seperti dalam keluarga yang besar. Itu kunci untuk Indonesia yang lebih baik. Keadilan dari Sabang sampai Merauke untuk semua sisi dan bidang. Tidak ada lagi diskriminasi dalam penegakan hukum. Hal ini sangat penting, karena rakyat bisa saja tetap hidup bahagia walaupun hidup dalam keserderhanaan, tapi dapat keadilan dalam hukum yang mana selalu membela orang-orang yang berduit dan berkuasa.
Saya bisa katakan, Indonesia dibawah presiden SBY adalah Indonesia yang paling hancur. Pemberatasan korupsi hanyalah membasmi lawan-lawan poltiknya, belum lagi kasus konspirasi dalam pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan ketua KPK Antasari Azhar. Keadilan hukum yang tidak berpihak rakyat kecil, pendidikan tidak bisa dinikmati oleh seluruh rakyat, kesehatan jauh dari pelayanan dan niat baik dalam dunia kesehatan.
Dan intinya adalah bahwa Presiden SBY tidak pernah perduli dengan rakyatnya. Pemimpin yang paling hancur dalam satu dekade dalam perjalanan bangsa ini.
Seperti didalam keluarga, seorang bapak mencari nafkah untuk keluarganya. Memberikan pendidikan, kesehatan dan keadilan dalam keluarganya. Itu tanggungjawab yang wajib dilakukan. Seperti itu juga dalam memimpin bangsa ini. Apalagi negara Indonesia adalah negara yang kaya, tapi kenapa kita masih miskin dan banyak hutang. Semua itu adalah kesalahan dalam sistem yang dibangun oleh orang-orang yang mengaku sebagai poltikus ulung tapi linglung dalam menjalankannya.
Mulai dari laut, daratan, hutan, penuh dengan kekayaan yang membuat iri negara-negara lain. Bahkan bisa dibilang, kita bisa memberikan nafkah seluruh rakyat yang miskin, tapi sayang, korupsi di tanah air tercinta kita ini sudah seperti penyakit kronis yang siap mengambil nyawa bangsa ini, tapi apakah masih ada keajaiban untuk sembuh? Masih ada. Selain dari sisi sistem yang harus dirubah, para pelaku nya juga harus dibenahi. Sisi agama yang mana selalu mengingatkan kita bahwa untuk selalu berbuat adil dan tidak mengambil hak orang lain itu tidak lagi digubris oleh para pejabat yang diberi amanah untuk memimpin.
Seperti dalam keluarga yang besar. Itu kunci untuk Indonesia yang lebih baik. Keadilan dari Sabang sampai Merauke untuk semua sisi dan bidang. Tidak ada lagi diskriminasi dalam penegakan hukum. Hal ini sangat penting, karena rakyat bisa saja tetap hidup bahagia walaupun hidup dalam keserderhanaan, tapi dapat keadilan dalam hukum yang mana selalu membela orang-orang yang berduit dan berkuasa.
Saya bisa katakan, Indonesia dibawah presiden SBY adalah Indonesia yang paling hancur. Pemberatasan korupsi hanyalah membasmi lawan-lawan poltiknya, belum lagi kasus konspirasi dalam pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan ketua KPK Antasari Azhar. Keadilan hukum yang tidak berpihak rakyat kecil, pendidikan tidak bisa dinikmati oleh seluruh rakyat, kesehatan jauh dari pelayanan dan niat baik dalam dunia kesehatan.
Dan intinya adalah bahwa Presiden SBY tidak pernah perduli dengan rakyatnya. Pemimpin yang paling hancur dalam satu dekade dalam perjalanan bangsa ini.
Elastis dan Seimbang
Kau jahat..aku lebih jahat......
Kau hormat...aku lebih hormat....
Kau sayang..aku lebih sayang.....
Itu jika kita sama-sama inginkan keseimbangan.......
Kau jahat...aku akan lebih baik....
Kau hormat..aku akan lebih hormat...
Kau benci....aku akan tetap sayang padamu...
Itu jika kita inginkan Elastis....
( Kayaknya ga nyambung )..
Kau hormat...aku lebih hormat....
Kau sayang..aku lebih sayang.....
Itu jika kita sama-sama inginkan keseimbangan.......
Kau jahat...aku akan lebih baik....
Kau hormat..aku akan lebih hormat...
Kau benci....aku akan tetap sayang padamu...
Itu jika kita inginkan Elastis....
( Kayaknya ga nyambung )..
Akhir Dari Semua Ini
Aku linglung bak zombie yang keluyuran ditengah malam yang ga jelas kemana arah tujuannya...
Mata ku enggan tertutup hanya karena aku tidak mau ketinggalan setiap momen yang ada didunia ini...
Tapi mau sampai kapan aku seperti ini...
Bagiku perjalanan hidup ini sudah Allah tentukan...kita hanya bisa berusaha dan jalani aja...
Dan aku yakin semua yang ada didalam kehidupan ini akan berakhir untuk suatu awal yang baru...
Bagiku..yang penting jangan sampai sesat oleh sifat manusia yang sebenarnya adalah setan sesungguhnya...
Mata ku enggan tertutup hanya karena aku tidak mau ketinggalan setiap momen yang ada didunia ini...
Tapi mau sampai kapan aku seperti ini...
Bagiku perjalanan hidup ini sudah Allah tentukan...kita hanya bisa berusaha dan jalani aja...
Dan aku yakin semua yang ada didalam kehidupan ini akan berakhir untuk suatu awal yang baru...
Bagiku..yang penting jangan sampai sesat oleh sifat manusia yang sebenarnya adalah setan sesungguhnya...
Thursday, August 5, 2010
Hari Kelabu ( Menanti Sang Fajar )
Hari Jumat itu, tanggal 19 Feb 2010, mungkin hari yang ga akan pernah aku lupakan hingga akhir hayatku. Pagi itu, aku lagi dikamar mama, dan mama juga ada dikamar. Encek ( Panggilan ayah untuk orang sambas ), baru habis mandi dan akan keluar karena ada telpon dari temannya yang minta dijemput di terminal bis. Sebelum dia berangkat, di ingin makan, tapi kami pada saat itu memang lagi dalam kesulitan ekonomi. Akhirnya encek pun turun tanpa mengisi perutnya. Dan mama juga lagi sakit, butuh uang, tapi jika ke RS Bhayangkara tidak perlu biaya, karena ada ikatan dinas. Dan aku juga berusaha minjam motor untuk membawa mama, tapi siang itu sekitar jam 14.00, tiba-tiba datang tetangga yang suaminya juga seorang polisi. " Bu...sabar ya...Pak Torman tabrakan..".....Bagaikan langit runtuh dari langit aku mendengarnya..tapi si mama tetap kelihatan tegar dan sabar alias tidak panik.
Kami langsung bergegas pergi ke Rs, tapi ternyata belum ada juga ada kabar akan dibawa ke RS yang mana, dan akhirnya dibawa ke RS Sudarso. Pada saat mobil ambulance datang...Perawat turun dan menurunkan...Ayahku sudah terbaring tidak sadarkan diri...banyak muntahan dibajunya, tidak ada luka luar yang serius, tapi lebam dibelakang lehernya. Lalu langsung dibawa ke ruangan IGD.
Encek hanya bisa terbaring dan tidak bisa membuka matanya. Tangannya bergerak terus ingin membuka selang yang ada dihidungnya. Aku terus pegang tangannya. " YA Allah...kuatkanlah aku.."
Hingga akhirnya dibawa keruangan ICCu setelah hasil pemeriksaan dokter bahwa ada luka dalam.
Aku ga bisa tidur. Perut pun ga terasa lapar. Bingung harus mencari dana untuk beli obat. Tapi Allah maha tahu, dia kirimkan hamba Allah ( tidak akan disebutkan namanya ) datang membantu. Terima kasih ya Allah.
Pada saat subuh, mama mau pulang dulu kerumah mandi dan ambil baju, sekalian juga lihat adik yang ada dirumah. Kasihan mereka tidak sempat melihat untuk terakhir kalinya.
Jam 09.00 pagi, perawat dari ruangan ICCu keluar memanggil.." Yang keluarganya pak Torman mana..tolong silahkan kedalam, karena bapak dalam keadaan kritis..."....Air mata ini belum bisa keluar, karena aku masih yakin encek masih bisa diselamatkan. Dari dalam..bunyi alat detak jantung membuat hatiku runtuh. Pelan-pelan angka itu terus turun hingga bunyi panjang dari alat itu menandakan tidak bisa lagi diselamatkan...
Air mata ini sudah tak mampu aku tahankan lagi...aku ga sanggup..belum siap...aku belum sempat meminta maaf atas semua kesalahanku....aku.....( Ga sanggup menulis lagi ).....
Thanks kepada keluarga besar untuk jajaran Polda Kalbar, khususnya Kapolda Brigjend Erwin Tobing, Pak Nasution dan lain2 yang ga bsa aku sebutkan satu per satu.
Kami langsung bergegas pergi ke Rs, tapi ternyata belum ada juga ada kabar akan dibawa ke RS yang mana, dan akhirnya dibawa ke RS Sudarso. Pada saat mobil ambulance datang...Perawat turun dan menurunkan...Ayahku sudah terbaring tidak sadarkan diri...banyak muntahan dibajunya, tidak ada luka luar yang serius, tapi lebam dibelakang lehernya. Lalu langsung dibawa ke ruangan IGD.
Encek hanya bisa terbaring dan tidak bisa membuka matanya. Tangannya bergerak terus ingin membuka selang yang ada dihidungnya. Aku terus pegang tangannya. " YA Allah...kuatkanlah aku.."
Hingga akhirnya dibawa keruangan ICCu setelah hasil pemeriksaan dokter bahwa ada luka dalam.
Aku ga bisa tidur. Perut pun ga terasa lapar. Bingung harus mencari dana untuk beli obat. Tapi Allah maha tahu, dia kirimkan hamba Allah ( tidak akan disebutkan namanya ) datang membantu. Terima kasih ya Allah.
Pada saat subuh, mama mau pulang dulu kerumah mandi dan ambil baju, sekalian juga lihat adik yang ada dirumah. Kasihan mereka tidak sempat melihat untuk terakhir kalinya.
Jam 09.00 pagi, perawat dari ruangan ICCu keluar memanggil.." Yang keluarganya pak Torman mana..tolong silahkan kedalam, karena bapak dalam keadaan kritis..."....Air mata ini belum bisa keluar, karena aku masih yakin encek masih bisa diselamatkan. Dari dalam..bunyi alat detak jantung membuat hatiku runtuh. Pelan-pelan angka itu terus turun hingga bunyi panjang dari alat itu menandakan tidak bisa lagi diselamatkan...
Air mata ini sudah tak mampu aku tahankan lagi...aku ga sanggup..belum siap...aku belum sempat meminta maaf atas semua kesalahanku....aku.....( Ga sanggup menulis lagi ).....
Thanks kepada keluarga besar untuk jajaran Polda Kalbar, khususnya Kapolda Brigjend Erwin Tobing, Pak Nasution dan lain2 yang ga bsa aku sebutkan satu per satu.
Subscribe to:
Posts (Atom)


.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)